5 Fakta Mengerikan Kutu Kasur yang Sering Disepelekan!

Kutu kasur atau kutu busuk merupakan serangga kecil berwarna cokelat kemerahan yang hidup dengan menghisap darah manusia dan hewan. Fakta mengerikan kutu kasur ini sering kali tidak disadari, karena ukurannya yang sangat kecil.
Apalagi, kutu ini lihai bersembunyi pada celah-celah yang sulit dideteksi sehingga sedikit yang menyadari keberadaan kutu kasur sampai akhirnya terkena dampak gigitannya.
Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk memahami bahaya kutu kasur berikut ini serta bagaimana cara membasminya agar tidak semakin menyebar luas.
Fakta Mengerikan Kutu Kasur yang Sedikit Orang Tahu
Kutu kasur dapat menyerang kesehatan manusia, baik dari segi fisik maupun psikologis. Apa yang membuat serangga ini mengerikan? Cek jawabannya di sini!
1. Menghisap Darah Manusia
Seperti halnya kutu rambut, kutu kasur juga menghisap darah manusia sebagai sumber makanan utama mereka. Umumnya, mereka aktif menggigit saat manusia sedang terlelap di malam hari.
Melansir IDN Times, serangga ini mampu menyimpan hisapan darah hingga enam kali berat badannya sendiri.
Alasan mengapa orang-orang sering tidak terbangun meski terkena gigitan, yakni karena air liurnya bertindak sebagai anestesi atau bius.
Hal ini menyebabkan kutu kasur bisa menghisap darah tanpa menimbulkan rasa sakit. Jadi, ketika sadar nanti, Anda baru mengetahui jejak bentol-bentol kemerahan di pagi hari.
2. Membuat Gatal-gatal
Efek kutu kasur yang berikutnya adalah membuat inang atau sasaran gigitannya terasa gatal-gatal.
Hal ini terjadi ketika kutu kasur menggigit, mereka menyuntikkan air liur yang mengandung zat antikoagulan dan bisa mencegah penggumpalan darah.
Anda mungkin akan merasakan gatal yang intens pada area gigitan. Lalu, muncul bentol-bentol berwarna merah atau keunguan yang rasanya gatal atau seperti terbakar.
Bahkan lebih parahnya, melansir Halodoc, sebagian orang yang terkena gigitan kutu kasur bisa memicu reaksi alergi seperti angioedema atau syok anafilaksis.
3. Menyebabkan Gangguan Psikologis
Serangan kutu kasur tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga dapat memicu gangguan psikologis. Pasalnya, rasa gatal yang intens dari gigitan kutu kasur dapat menurunkan kualitas tidur Anda.
Apalagi, jika menyadari kutu kasur akan aktif pada malam hari, bisa jadi orang-orang takut untuk tidur dan merasa cemas berlebihan.
Risiko ini semakin meningkat ketika serangan kutu kasur terjadi dalam waktu yang berkepanjangan.
4. Mudah Menyebar
Fakta mengerikan kutu kasur yang tidak banyak orang ketahui adalah kemudahannya dalam menyebar dari satu tempat ke tempat lain melalui pakaian, tas, dan koper. Anda mungkin tidak sadar telah membawa kutu kasur pulang sehabis bepergian dari hotel atau transportasi umum. Apalagi, kutu kasur dapat bergerak sangat cepat kira-kira 1 meter per menit. Serangga ini juga pintar bersembunyi melalui celah-celah sempit yang membuatnya sulit ditangkap.
5. Memiliki Daya Tahan yang Kuat
Daya tahan kutu kasur ternyata cukup kuat karena mereka bisa hidup tanpa menghisap darah selama beberapa bulan.
Mereka akan masuk ke tahap tidur panjang (anabiosis) saat tidak menemukan makanan agar tetap bertahan hidup.
Selain itu, melansir Pest World, kutu kasur dapat bertahan hidup pada suhu hampir beku sampai 122 derajat Fahrenheit.
Makanya, cara yang paling efektif untuk mengatasi kutu ini adalah dengan pengendalian hama profesional jika sudah parah.
Bagaimana Cara Membasmi Kutu Kasur yang Efektif?
Setelah menyimak berbagai fakta mengerikan kutu kasur, penting bagi Anda untuk mengetahui cara jitu membasminya agar kasur terbebas dari infestasi hama ini.
1. Mencuci Peralatan Tidur
Langkah pertama yang bisa Anda lakukan adalah mencuci semua peralatan tidur, mulai dari sprei, sarung bantal, hingga selimut.
Gunakan air panas untuk membunuh kutu kasur dengan lebih efektif. Kemudian, keringkan memakai mesin pengering.
2. Menggunakan Vacuum Cleaner
Vacuum cleaner atau mesin penyedot debu juga efektif untuk menyedot kutu-kutu dan telurnya yang bersembunyi pada celah-celah sempit. Pastikan untuk memakai penyedot debu dengan daya hisap kuat dengan perlahan agar hasilnya maksimal.
3. Menjemur Benda yang Terkontaminasi
Cara lain yang bisa Anda coba adalah menjemur benda yang terkontaminasi kutu kasur di bawah panas matahari.
Benda-benda yang sudah dibersihkan dengan vacuum cleaner seperti kasur, bantal, atau guling dijemur agar kutu yang hinggap terbunuh oleh terik matahari.
4. Memperbaiki Keretakan Tembok atau Lantai
Salah satu alasan kutu kasur sulit dibasmi adalah kelihaian mereka bersembunyi pada area yang sulit terjangkau.
Oleh sebab itu, tambal retakan pada tembok atau lantai untuk mengurangi tempat persembunyian kutu kasur.
5. Menyimpan Benda pada Tempat Tertutup
Kutu kasur juga bisa bersembunyi pada tempat-tempat seperti tumpukan buku. Tentunya, Anda tidak bisa memakai opsi mencuci karena bisa merusak buku.
Alternatifnya adalah menyimpan benda tersebut pada tempat tertutup rapat. Misalnya, bungkus buku-buku tersebut menggunakan plastik agar kutu yang ada di dalamnya mati karena kehabisan udara.
Selain berbagai opsi di atas, cara basmi kutu kasur yang efektif juga bisa menggunakan semprotan khusus pembasmi serangga seperti Racoon Bed Bugs Killer.

Produk ini ampuh untuk membasmi kutu kasur, kutu busuk, atau kecoa. Racoon telah mendesain semprotan anti kutu kasur ini supaya tidak berbau dan meninggalkan noda. Anda bisa menyemprotnya pada bagian samping kasur, bawah kasur, tembok, dan lantai sekitar kasur. Semprot sampai bagian sasarannya sedikit lembap dan tunggu sampai kering. Lalu, kasur Anda akan terlindungi dari serangan kutu selama 6 bulan!
