Jangan Anggap Remeh! Ini Bahaya Penyakit yang Dibawa Tikus

Published On: November 6th, 2025|0 Comments|

Tikus bukan sekedar hewan pengerat yang menjengkelkan, tapi juga membawa banyak penyakit. Beberapa bahaya penyakit tikus bukan hanya bisa membuat seseorang menderita tapi juga berakhir pada kematian. 

Itu sebabnya, tikus menjadi salah satu hama yang harus diwaspadai, apalagi mengingat kini banyak tikus masuk ke rumah-rumah. Tikus bisa saja masuk ke loteng rumah Anda atau berjalan-jalan di dapur mengincar makanan. 

Mengenali seluruh penyakit yang dapat ditimbulkan tikus akan membantu Anda mengetahui gejala dan mengatasinya. Mari simak dulu apa saja jenis penyakit dan bahayanya dalam artikel ini. 

7 Bahaya Penyakit Tikus yang Harus Diwaspadai 

Melansir Hello Sehat, ada setidaknya 35 penyakit yang ditularkan oleh tikus, baik itu melalui air liur, feses, urin, kutu, bahkan gigitannya. Hal tersebut akan menimbulkan infeksi yang sangat berbahaya, seperti:

1. Leptospirosis


Merupakan infeksi bakteri yang bisa Anda dapatkan ketika mendapatkan kontak dari kencing tikus. Karena dalam urine tersebut terdapat bakteri Leptospira interrogans yang memicu Leptospirosis. 

Infeksi hanya dapat tersalurkan pada area luka yang terbuka, misalnya ketika Anda menyentuh air atau tanah yang sudah terpapar urine tikus. Saat terjadi kontak, gejala awal yang muncul bisa berupa ruam, nyeri otot, dan sakit kepala. 

Namun, ketika sudah semakin parah akan berubah menjadi demam tinggi, sakit perut, diare, bahkan muntah, dan mata menguning. 

Ketika gejala ini diabaikan maka dapat berkembang menjadi radang selaput otak, rusaknya ginjal, hingga kematian. 

2. Penyakit Pes/ Plague


Jenis penyakit tikus yang sudah sangat terkenal yaitu Pes atau plaque yang berasal dari bakteri Yersinia pestis

Media perantara bakteri ini adalah kutu pada tikus yang dapat menyerang manusia dengan cepat pada lingkungan padat penduduk. 

Sanitasi yang buruk membuat tikus berkembang biak dengan cepat dan memudahkan kutu mereka menggigit manusia.  

Saat tergigit, gejala yang dapat muncul antara lain nyeri otot, demam, menggigil dan paling parah kejang. 

Bahaya penyakit tikus ini dapat menyerang paru-paru dan bisa menular antar manusia yang sudah terinfeksi. Bahkan, penyakit pes ini menjadi penyebab pandemi Black Death, pada abad ke-14. 

3. Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS)


Virus ini yang menyerang pernapasan hingga berakibat fatal. Penyebab utamanya adalah infeksi hantavirus yang berasal dari air liur dan juga feses tikus dan tidak menular dari orang ke orang. 

Melansir Centers for Disease Control and Prevention (CDC), infeksi dapat menimbulkan masalah pada kesehatan yang mana 5-15% kasus berakhir fatal. 

Gejala ringan yang menyertai penyakit ini adalah pusing kepala, demam, mual, dan penglihatan yang buram. Sedangkan kondisi yang fatal bisa berupa tekanan darah rendah, perdarahan internal, hingga gagal ginjal. 

Cara satu-satunya untuk mengatasi dan mencegah penyakit ini terjadi adalah hilangkan tikus dari rumah

Khususnya jika Anda memiliki peternakan atau rumah dekat hutan dan ladang, karena habitat tersebut membuat tikus cepat berkembang. 

4. Hemorrhagic Fever With Renal Syndrome (HFRS)


HFRS termasuk penyakit demam berdarah yang berasal dari infeksi hantavirus yang dapat berkelanjutan hingga sindrom ginjal. 

Melansir Halodoc, gejala HFRS ini bisa berkembang hanya dalam satu atau dua minggu saja. 

Beberapa gejalanya sering muncul tiba-tiba, seperti sakit kepala, perut, nyeri punggung, hingga demam. Beberapa penderita bisa juga mengalami ruam atau kemerahan di mata. 

Kondisi penderita yang sudah parah adalah syok akut disertai dengan kebocoran pembuluh darah hingga gagal ginjal. 

5. Lymphocytic Choriomeningitis (LCM)


Merupakan penyakit yang berasal dari virus Lymphocytic Choriomeningitis dan menular dari gigitan tikus. 

Tidak hanya tikus, virus ini juga bisa menyebar melalui hewan pengerat lainnya seperti hamster. 

Sama seperti hantavirus, gejala penyakit ini bisa Anda rasakan setelah 8-12 hari setelah infeksi. Gejala ringan bisa berupa demam, nyeri otot, mual dan muntah, maupun batuk. 

Hal berbahaya dari LCM adalah menjadi pemicu peradangan pada sumsum tulang belakang yang akan melemahkan otot dan membuat lumpuh. 

Tidak seperti penyakit lain, penderita LCM harus mendapat perawatan intensif bahkan di tahap awal. 

6. Rat Bite Fever


Penyakit yang berasal dari bakteri Streptobacillus Moniliformis ini bermula dari gigitan maupun cakaran tikus. 

Rat bite fever juga sering menyebar melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi tikus. 

Ada gejala yang biasanya muncul seperti ruam, demam, nyeri sendi, khususnya pada area yang terkena gigitan. Terlambat mengobati saja, penyakit ini bisa menimbulkan infeksi pada organ. 

7. Murine Tifus


Awal mula penyakit ini adalah infeksi bakteri Rickettsia yang asalnya adalah kutu pada tikus. 

Penyebarannya sangat cepat pada lingkungan padat penduduk yang memudahkan tikus berkembang biak. 

Gejala ringan yang bisa saja muncul adalah nyeri otot, demam tinggi, dan pusing kepala berkelanjutan. 

Jika tidak segera mendapat pengobatan, murine tifus dapat berakibat fatal hingga kematian khususnya bagi lansia dan anak-anak. 

Satu-satunya mencegah ketujuh penyakit ini adalah dengan mengusir hama tikus. Cara usir tikus paling aman dan mudah adalah memanfaatkan Racoon Bayratt yang merupakan racun tikus sangat ampuh.


Racoon Bayratt bekerja membunuh tikus perlahan yaitu 2-7 hari dan akan membuatnya mati dalam kondisi kering. Jadi, Anda tidak perlu khawatir dengan bau bangkai tikus yang mengganggu. 

Segala macam tikus, mulai dari tikus rumah got, semak, sawah akan mati setelah mengonsumsi racun ini. Apalagi bentuknya yang berupa wax lebih aman karena tidak mencemari air. 

Cara menggunakannya pun mudah, cukup letakkan butiran Racoon Bayratt di atas Rat Bait Station pada area yang sering dilalui tikus. Jangan lupa selalu kenakan sarung tangan untuk keamanan pemakaian. 

Bahaya penyakit tikus dari Leptospirosis, Plague, hingga Tifus dapat menimbulkan kematian. Oleh karena itu, Anda harus membasmi tikus dari sekarang untuk melindungi keluarga Anda dari serangan penyakit tikus.