Cek Fakta Mengerikan Jamur Rumah yang Sering Disepelekan

Rumah lembap atau sering kebocoran menjadi pemicu tumbuhnya jamur di dinding atau plafon yang kehadirannya sering terabaikan. Tapi di balik itu, ada fakta mengerikan jamur rumah yang tidak boleh Anda sepelekan.
Khususnya untuk black mold atau Stachybotrys chartarum memiliki tampilan berupa noda berwarna hitam dan berbulu.
Saat noda masih dalam skala kecil kebanyakan orang menganggapnya sebagai lumut, sehingga mengabaikannya.
Padahal, ada bahaya mengintai dari jamur black mold yang muncul di rumah, terutama bagi kesehatan. Hindari bahaya jamur ini dengan mengenali fakta mengerikannya melalui artikel ini.
7 Fakta Mengerikan Jamur Rumah Black Mold yang Harus Diwaspadai

Black mold sangat mudah tumbuh pada bahan bangunan organik, seperti kayu, bambu, rotan, maupun kertas. Ketika bahan tersebut terpapar kelembapan dan air maka pertumbuhannya sangat cepat.
Melansir FEMA (Federal Emergency Management Agency), black mold dapat berkembang dengan cepat dalam 24-48 jam setelah terpapar air. Bayangkan, betapa cepatnya jamur ini berkembang di rumah ketika banjir!
Tidak hanya itu, selama jamur ini berkembang, ada beberapa bahaya yang dapat muncul, seperti:
1. Menimbulkan Gangguan Pernapasan

Jamur hitam bukan hanya terlihat sebagai noda, tapi juga menyebarkan spora yang dapat terhirup oleh manusia.
Ketika keluarga Anda menghirup sporanya, maka dapat menimbulkan masalah pada gangguan pernapasan.
Melansir Alodokter, gejala gangguan pernapasan yang bisa saja timbul seperti bersin, batuk, hidung tersumbat, dan gatal pada tenggorokan. Bagi penderita rhinitis alergi dan asma, gejalanya bisa lebih parah lagi.
Meminimalisir kondisi ini, Anda harus selalu membersihkan ruangan dan menjaga udara tidak lembab. Cara mudah agar isi rumah tetap bersih adalah memperbaiki sumber kebocoran dan menjaga ventilasi udara bekerja dengan baik.
2. Menyebabkan Kulit Iritasi

Selain masalah pada pernapasan, spora jamur hitam juga dapat mengenai kulit melalui udara. Hal ini dapat menimbulkan iritasi apabila paparannya berlebihan, seperti setiap hari.
Anda yang sering terkena sporanya dapat mengalami masalah pada kulit seperti gatal-gatal, kulit bersisik, kering, hingga ruam. Bagi kulit sensitif, gejalanya bisa berupa benjolan kecil berisi air yang jika pecah dapat menjalar ke area lain.
Melansir Hello Sehat, untuk mengatasi gejala ini Anda perlu mengonsumsi obat antihistamin.
Selain itu, pastikan juga untuk membersihkan jamur hitam dalam ruangan yang menjadi sumber utama.
3. Meningkatkan Risiko Infeksi Paru-paru

Saat imun tubuh melemah, khususnya penderita penyakit paru-paru, black mold akan meningkatkan risiko terkena mikosis. Kondisi ini merupakan munculnya perkembangan jamur pada paru-paru.
Gejalanya bisa berupa demam, nyeri sendi dan otot, hingga batuk berdarah yang perlu penanganan dokter.
Demi menghindari mokosis, jika di rumah ada penderita penyakit paru-paru Anda perlu membersihkan black mold di seluruh ruangan.
Terutama kamar mandi yang lembab, menjadi sasaran utama berkembangnya black mold. Tips bersihkan kamar mandi cukup melakukannya dengan rutin dan menjaga sirkulasi tetap aman agar selalu kering.
4. Menimbulkan Iritasi Mata

Spora black mold bisa saja masuk ke dalam mata dan menimbulkan iritasi tanpa Anda sadari.
Anda akan merasakan mata sering merah tanpa sebab, gatal, bahkan berair padahal sedang berada dalam rumah.
Kondisi ini tentunya akan sangat mengganggu aktivitas harian. Anda jadi sering ingin mengucek mata yang gatal dan lama kelamaan akan berubah merah serta perih.
Untuk itulah, Anda harus segera membersihkan black mold agar tidak terganggu lagi dengan masalah iritasi mata. Ruangan pun jadi lebih bersih dan bebas spora jamur hitam.
5. Berisiko Menimbulkan Gangguan Kognitif

Siapa sangka, fakta mengerikan jamur rumah termasuk dapat menimbulkan gangguan kognitif. Melansir Hello Sehat, black mold dapat menciptakan senyawa beracun disebut mycotoxins.
Dalam studi jurnal Environmental Pollution, mycotoxins mampu merusak sel-sel saraf pada korteks serebri dan hipokampus. Bagian tersebut merupakan otak yang berfungsi untuk berpikir, mengingat, serta belajar.
Dengan rusaknya korteks serebri dan hipokampus, sel-sel neuron pun pun terganggu kinerjanya. Alhasil, sistem saraf fungsinya terganggu dan merusak kemampuan kognitif.
6. Risiko Gangguan Kecemasan

Dalam beberapa studi, paparan black mold yang berlebihan juga bisa meningkatkan risiko gangguan kecemasan. Hal ini diungkapkan pada jurnal Ecotoxicology and Environmental Safety.
Studi tersebut mengungkapkan, orang lanjut usia berisiko lebih tinggi mengalami gangguan kecemasan setelah terpapar black mold. Untungnya, pencegahan terbaik adalah dengan menciptakan sistem ventilasi ruangan yang baik.
Selain menjaga ventilasi, ada beberapa tips rawat rumah yang tepat agar ruangan tetap kering.
Misalnya, memasang dehumidifier untuk menjaga kelembapan dan membersihkan karpet, sofa, secara rutin yang bisa jadi sarang debu.
7. Meningkatkan Infeksi Serius

Hal yang cukup membahayakan adalah ketika seseorangs memiliki sistem imun yang buruk dibarengi dengan penyakit tertentu seperti kanker. Paparan black mold dapat meningkatkan infeksi serius bagi penderitanya.
Menjaga ruang tetap kering dan memperbaiki sumber kebocoran adalah langkah utama yang harus dilakukan untuk membasmi black mold. Selain itu, Anda juga perlu membersihkan rumah secara rutin, bisa menggunakan Racoon Anti Mold.


Dengan formula dual action, Racoon Anti Mold mampu menghilangkan jamur dan melindungi ruangan selama 5 tahun ke depan. Baik itu jamur atau lumut tidak akan tumbuh kembali, sehingga tidak menimbulkan bahaya kesehatan.
Anda bisa mengaplikasikannya langsung pada struktur kayu, dinding, lemari, hingga plafon.
Cukup semprotkan Racoon Anti Mold dengan banyak secara berulang, setelah beberapa menit dan lap area tersebut hingga jamur hilang.
Mengenali fakta mengerikan jamur rumah ini, membuat Anda harus lebih waspada dari sekarang.
Baik itu masalah bahayanya dalam menimbulkan alergi kulit, mata, pernapasan, hingga risiko penyakit yang lebih berbahaya.
Mulai langkah Anda sekarang untuk membasmi black mold di rumah dan mencegahnya untuk datang kembali demi kesehatan keluarga.
