5 Efek Memelihara Kucing yang Bagus untuk Kesehatan

Published On: May 17th, 2024|0 Comments|

Kucing terkenal sebagai hewan berbulu dan menggemaskan. Kehadiran kucing di rumah bisa membuat hari-hari lebih menyenangkan. Selain itu, ada banyak efek memelihara kucing yang baik bagi kesehatan.

Hewan berbulu yang satu ini memiliki penampilan yang cantik, bersih, dan mandiri, sehingga tidak memerlukan perhatian secara terus menerus. Maka tidak heran, jika kucing menjadi salah satu hewan peliharaan paling populer di dunia. 

Lantas apa saja manfaat memelihara kucing? Mari simak lebih lanjut.

Efek Memelihara Kucing 

Sejumlah studi telah menunjukkan bahwa sebatas menonton video kucing di internet saja bisa meningkatkan energi seseorang dan menghasilkan emosi positif. 

Jadi, bukan hal yang mengherankan jika memiliki teman berbulu yang asli dapat memberikan lebih banyak manfaat. Berikut beberapa di antaranya:

1. Meningkatkan Aktivitas Fisik

Seperti hewan peliharaan lain, kucing memerlukan perawatan harian seperti diberi makan dan minum. Pemilik kucing juga harus rajin membersihkan kandang dan mengganti pasir.

Belum lagi, kucing kerap meminta pemiliknya untuk mengelus, memanjakan, dan mengajak bermain. Jadi, saat memelihara kucing, Anda akan menjadi lebih banyak bergerak aktif.

Hal tersebut sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan fisik, terutama bagi Anda yang tidak rutin berolahraga. 

2. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Memiliki teman berbulu juga memberikan manfaat baik bagi kesehatan jantung. Tinggal bersama kucing terutama mampu menurunkan tingkat stress dan kecemasan, sehingga memberikan efek penurunan risiko penyakit kardiovaskuler.

Hal tersebut telah terbukti oleh sejumlah studi. Bahkan, memiliki peliharaan kucing bisa menurunkan risiko berbagai penyakit jantung hingga sekitar 30%.

Penelitian yang dipublikasi di Circulation tahun 2013 menunjukkan bahwa tekanan darah dari orang yang memelihara kucing lebih rendah daripada orang yang tidak mempunyai hewan peliharaan.

3. Manfaat Terapeutik

Efek memelihara kucing berikutnya yaitu mendukung proses penyembuhan. Efek ini terutama berasal dari suara kucing saat mendengkur. Biasanya, kucing akan mendengkur saat merasa nyaman dan senang.

Melansir dari GoodNet, dengkuran kucing merupakan salah satu suara paling menenangkan di dunia dan telah sejak dulu dikaitkan dengan kemampuan penyembuhan terapeutik pada otot dan tulang manusia.

Hal tersebut karena getaran dari dengkuran kucing berada dalam frekuensi antara 20 sampai 140 Hz. Sementara itu, penelitian menunjukkan bahwa frekuensi dalam rentang 18 sampai 35 Hz memberikan efek positif bagi mobilitas sendi setelah cedera.

4. Menurunkan Tingkat Stress dan Kecemasan

Mengelus kucing dapat menurunkan kadar kortisol (hormon yang memicu reaksi stress), sehingga bisa mengurangi stress dan kecemasan.

Selain itu, dekat dengan kucing bisa menstimulasi pelepasan senyawa-senyawa yang menghasilkan efek menenangkan. 

Melakukan kontak fisik dengan kucing juga bermanfaat meningkatkan produksi gelombang theta otak. Jenis gelombang ini bisa membantu kita memasuki fase tenang dan relaksasi.

Memelihara kucing juga bisa bermanfaat dalam membantu meningkatkan kualitas tidur dan mengatasi depresi.

5. Mengurangi Risiko Alergi

National Institutes of Health merilis sebuah studi (2002) yang menemukan bahwa anak di bawah satu tahun yang sering kontak dengan kucing memiliki risiko lebih kecil mengalami alergi.

Kontak fisik dengan peliharaan sejak usia belia diduga tidak hanya mampu melindungi anak dari alergi hewan, tapi juga dari berbagai alergi lain.

Namun, Anda tetap wajib memperhatikan perawatan dan kebersihan kucing agar tidak membawa dampak yang sebaliknya. 

Tips Memelihara Kucing agar Tetap Bersih dan Sehat

Bagi Anda yang tertarik untuk memelihara kucing, pastikan memberikan perawatan yang tepat agar kucing tumbuh sehat. Anda bisa menerapkan beberapa kiat berikut:

1. Memberi Makanan Bernutrisi

Pertama, berikan makanan secara rutin. Bukan sekedar makanan, Anda juga perlu memastikan makanan mengandung nutrisi yang kucing perlukan, seperti protein, asam amino, dan taurin.

Anda bisa memberikan makanan dalam bentuk dry food, wet food, maupun makanan segar berupa daging dan ikan yang sudah dimasak. Selain makanan, Anda juga perlu menyediakan air minum bersih untuk si kucing.

2. Rutin Membersihkan Tempat Tidur dan Litter Box Kucing

Kucing merupakan salah satu hewan paling bersih. Mereka juga menyukai tempat yang bersih. Jadi, Anda sebaiknya rajin membersihkan tempat tidur kucing supaya betah dan bebas dari kuman penyebab penyakit.

Pastikan juga untuk rutin mengganti pasir dan membersihkan kotoran dalam litter box tiap hari.

3. Rutin Cek Up dan Vaksinasi Sesuai Jadwal

Anda juga sebaiknya membawa kucing untuk cek up ke dokter hewan secara rutin. Dengan demikian, kucing bisa mendapatkan perawatan yang diperlukan seperti membersihkan gigi, pemberian vitamin, dan vaksinasi.

Rutin cek up juga membantu Anda untuk bisa mendeteksi adanya masalah kesehatan dan segera memberikan perawatan yang tepat.

4. Mengajak Kucing Bermain dan Bersosialisasi

Kucing merupakan hewan yang penyayang dan suka bermain aktif. Kucing juga mudah bosan apabila harus terus diam di rumah atau kandang, bahkan bisa mengalami stress. Maka dari itu, Anda perlu memperhatikan kebutuhan hiburan kucing. 

Sediakan mainan dan ruang untuk kucing bergerak bebas. Hindari meletakkan kucing dalam kandang secara terus menerus. Anda juga sebaiknya meluangkan waktu untuk bermain dengan kucing.

5. Menjaga Kebersihan Kucing


Umumnya, kucing sangat rajin membersihkan dirinya sendiri. Bahkan kucing disebut-sebut sebagai hewan peliharaan yang paling bersih.

Meskipun begitu, Anda bisa tetap perlu memperhatikan perawatan kebersihan kucing. Cara mudah untuk membersihkan kucing yaitu dengan rutin menyisir bulu kucing dan memandikannya.

Anda tidak perlu memandikan kucing terlalu sering, cukup 1-2 kali dalam sebulan. Supaya bulu kucing terawat, Anda sebaiknya menggunakan shampoo khusus kucing.

Racoon Dry Shampoo for Pets hadir sebagai solusi ampuh dan praktis untuk perawatan kebersihan kucing yang susah mandi. Shampoo ini bisa Anda gunakan tanpa perlu membilas dengan air.

Jadi, cukup aplikasikan Racoon Dry Shampoo pada bulu si kucing, usap dan pijat sampai merata, lalu keringkan dengan handuk. 

Dry shampoo untuk kucing ini alcohol free dan aman jika terjilat. Selain efektif membersihkan, shampoo ini juga memberikan aroma yang lembut dan menyegarkan.

Itulah beberapa efek memelihara kucing yang baik bagi kesehatan. Ingat, supaya mendapatkan efek bermanfaat, Anda harus memperhatikan kebersihan dan kesehatan si kucing.