Ini Bahaya Kutu Kucing jika Dibiarkan, Bisa Bikin Sekarat!

Kutu sering jadi masalah yang disepelekan para pemilik kucing. Padahal, efek jika kucing kutuan bisa sangat berbahaya, bahkan sampai berakhir pada kematian. 

Anda yang sayang dengan anabul tentu tidak hal buruk ini terjadi, bukan? Maka, sebaiknya jangan sepelekan lagi jika muncul atau melihat kutu pada kucing, karena bahayanya sangat mematikan. 

Supaya tidak menyepelekan soal kutu, dalam artikel ini Anda bisa mempelajari apa saja dampak kutu pada kucing. Kami juga akan mengungkapkan bagaimana cara terbaik untuk membasmi kutu kucing. 

Efek Jika Kucing Kutuan yang Bisa Berakhir pada Kematian 

Kebanyakan kutu tinggal dengan nyaman di lingkungan yang hangat, lembab, dan banyak bulu untuk bersembunyi, seperti pada kucing. Itu sebabnya, sekali kutu menjangkit pada kucing penyebarannya begitu cepat. 

Melansir Cornell Feline Health Center, kutu bisa bertelur hingga 20 buah per hari, dan dari setengahnya akan lahir kutu betina. Jadi, dalam 60 hari saja, ada 20.000 kutu dewasa yang bisa tinggal pada bulu kucing. 

Membiarkan satu kutu saja pada kucing Anda bisa membahayakan kehidupannya. Beberapa efek membahayakan berikut bisa saja Anda dan kucing kesayangan alami:

1. Terluka karena Sering Menggaruk


Kutu adalah hewan yang sangat suka menggigit dan juga mengambil darah kucing. Mereka kebanyakan akan menggigit pada bagian leher belakang dan juga bagian pangkal ekor. 

Area yang digigit ini akan menimbulkan rasa gatal pada kucing dan menggaruknya terus menerus. 

Meskipun Anda sudah sering memotong kuku kucing, bekas garukannya akan meninggalkan ruka jika dilakukan terus menerus. 

Kulit kucing akan lecet bahkan menimbulkan luka terbuka dan mengeluarkan darah. Dampak ini tentunya akan mengganggu kesehatan dan membuat kucing merasa tidak nyaman. 

2. Terjangkit Virus Mematikan

Kutu yang loncat dari kucing lainnya bisa membawa berbagai virus mematikan kepada kucing Anda. 

Kutu yang menggigit akan menyalurkan virus tersebut yang pastinya akan mempengaruhi kesehatannya. 

Melansir Halodoc, kutu juga bisa menularkan parasit darah yang akan masuk ke dalam tubuh kucing dan menyerang sel-sel darah merah. Parasit darah inilah yang menjadi sumber kucing bisa sekarat bahkan berujung pada kematian. 

3. Anemia

Efek jika kucing kutuan juga bisa mengakibatkannya mengalami anemia. Bayangkan saja, dengan pertumbuhan kutu yang begitu cepat dan mencapai 20.000 dalam 60 hari mereka akan menghisap darah kucing. 

Dengan jumlah yang begitu banyak, sangat wajar jika kucing mengalami anemia. Kehilangan darah terus menerus juga akan membuat kucing cepat sekarat dan mengakibatkan kematian. 

Khususnya untuk anak-anak kucing yang masih dalam masa pertumbuhan, anemia adalah masalah kesehatan yang sangat berbahaya. Hanya dengan membasmi kutu, anemia pada kucing dapat berangsur pulih. 

4. Alergi Kulit Kucing


Mirip manusia, kucing juga memiliki sejumlah alergi, salah satunya adalah Flea Allergy Dermatitis (FAD). Melansir Capcvet, FAD adalah penyakit yang muncul karena gigitan kutu. 

Kucing yang mengalami FAD akan merasa tidak nyaman dan mengalami iritasi pada kulitnya di bagian yang tergigit kutu. Inilah yang menimbulkan bulu kucing rontok karena terlalu sering menggaruk. 

5. Ruam dan Gatal Ekstrim bagi Manusia


Bukan hanya kucing yang akan merasa gatal, Anda kemungkinan besar juga akan terkena gigitan kutu. Mengingat kutu sangat mudah berpindah ke kulit Anda ketika sedang mengelus atau menggendong kucing. 

Gigitan kutu ini bisa menimbulkan ruam dan juga gatal ekstrim pada kulit Anda. Khususnya anak-anak yang memiliki kulit sangat sensitif, yang jika digaruk terus menerus akan meningkatkan risiko infeksi. 

Bagaimana Cara Membasmi Kutu Kucing yang Efektif?

Kutu kucing yang sudah menyebar tidak boleh dibiarkan. Amati anabul, jika sudah mulai sering menggaruk-garuk tubuhnya, muncul bulu yang botak di bagian perut, punggung, hingga kaki, bisa jadi indikasi kutu. 

Untuk mengatasinya, cara basmi kutu kucing yang efektif berikut bisa Anda ikuti:

1. Membersihkan Kandang dengan Rutin 

Selalu jaga kebersihan tempat tinggalnya, karena kutu bisa tinggal di sofa, kasur, dan juga kandang kucing. 

Anda harus rutin membersihkan kandangnya dan seisi rumah, terutama tempat-tempat yang kerap jadi area bermain atau tidurnya. 

2. Memandikan dengan Shampo Kucing 

Treatment penting adalah dengan memandikan kucing menggunakan shampo anti kutu. Rutin memandikan kucing minimal 2 minggu sekali dengan shampo anti kutu yang akan membunuh kutu dengan efektif. 

3. Memisahkan dengan Hewan Lainnya

Jika Anda memiliki hewan lainnya, sebaiknya pisahkan kucing yang terkena kutu agar tidak menularkannya. Anda bisa bersihkan dulu kandangnya dan pisahkan sampai kutu-kutu tersebut mati. 

4. Memakai Semprotan Anti Kutu

Selain shampo, Anda juga bisa menggunakan Racoon Flea Remover yang merupakan obat khusus untuk mengatasi kutu hewan. Dibuat menggunakan bahan alami, sehingga aman apabila kucing tidak sengaja menjilatnya. 

Cara pakainya mudah, Anda hanya perlu menyemprotkannya ke kulit kucing maksimal 1 kali sehari. Ulangi penggunaan dan tunggu kering hingga 30 menitan, apabila masih terlihat banyak kutu, setelah itu mandikan kucing jika kutu sudah mati. 

Racoon Flea Remover aman untuk kucing usia 2 bulan ke atas. Hindari pemakaiannya untuk kucing yang sedang hamil dan juga menyusui. 

Selain pada tubuh kucing, Anda juga bisa menyemprotkannya pada tempat tidurnya atau area kandang. Racoon Flea Remover akan membasmi telur kutu dan segala macam jenis kutu pada kucing maupun anjing. 

Setelah mengenali efek jika kucing kutuan sangat berbahaya dan bisa mengakibatkan kematian, kini Anda tidak boleh menunda lagi pengobatannya. Pastikan untuk selalu jaga kesehatan anabul agar berumur panjang.